This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 15 Mei 2014

Reza fahlevi

Reza kedua Dari kianan sedang mengangkat tangan bersama tim-tim YAMAHA seindonesia.

Nah ini dia Reza fahlevi bisa kita bilang kebanggaan aceh hehehe
tapi ini ada tapinya yaaaaa di mana yakan pasti dung bertanya, becanda agan-agan, agan-agan pasti tau laaa siapa Reza Fahlevi itu, tapi bagi orang-orng yang aktif di dunia balap doang ya, hehehe becanda lagi,
ya gak apa-apa kenapa emang dengan Reza.? karena Reza,
Reza fahlevi bisa jadi kebanggaan bagi kita orang aceh di dunia balap ya enggak ya, pastinya dong,
karena reza ini membawa nanma-nama aceh di setiap even-even yang dia ikuti di luar aceh,
mau bertanya lagi even apa itu, hahaha :v becanda agan-agan ya, kan kalian pasti tau laaa even Road-Race,
dia sudah ber kali-kali naik podium di dunia Road-Race,

kita liat aja Even selanjutnya, tunggu ya kawan-kawan.
:)

MotoPrix 2014 Malang QTT MP1; Rheza Vs Agus, Selisih 0.015 Detik!


 
 MP 1 atau bebek tune up 125 cc seeded sempat diberi kejutan oleh hasil latihan resmi (free practice).  Fedri Efendi (Yamaha Yamalube NHK FDR Ridlatama RT) dengan Jupiter Z1 karya lokal mencetak waktu tercepat kedua di bawah Agus Setyawan (Yamaha Yamalube RPM NHK FDR AHRS SSS Creampie MRT) yang memacu Jupiter versi karbu.

Ada petanda Z1 memang akan ‘membalas’ di seri ke -3 Motoprix (Jawa) di sirkuit Stadion Kanjuruhan, Malang (10-11/5) ini. “Ada koreksi pada sproket, setting AFR meter dan penyesuain lain pada set-up ECU-nya,” sebut Widya Krida Laksa, kliker Z1 Ridlatama sesaat setelah latihan resmi.
Masuk QTT (Qualifying Time Trial) di menit-menit awal, Z1 yang disebut tadi justru ada di posisi 10 ke bawah. Malah Ervantona terpuruk di posisi ke-26 lantaran tak kuasa menahan sakit cidera saat latihan resmi MP2.

Persaingan justru mencuat pada tiga nama yakni Agus Setyawan, Rheza Danica (Yamaha  FDR Trijaya) dan Gilang Pranata Sukma (Honda Yonex NHK WRX). Khusus Gilang seperti mengulang QTT  MP1 di Solo lalu, saat itu doi juga memberi harapan pada posisi ketiga.
Sampai menit ke-15 dari total 20 menit yang diberikan, Agus belum tergeser.  Di penghujung sesi,  Rheza yang merupakan young gun Yamaha itu melampaui Agus dengan selisih 0.015 detik. Wow! “Rasio gigi 2 dibuat lebih enteng, jadi lebih cepat masuk ke gigi 3 dan boleh main rolling di tikungan yang panjang pakai gigi tiga. Durasi noken juga direvisi ulang, kali ini lebih tinggi durasinya,” sebut Hariz Shakti Wibowo alias Mlethis juru korek pasukan diomando Rudi Hadinata itu. 

Rabu, 14 Mei 2014

modifikasi kreta supaya kencang

Share cara saya bikin dome shape sesuai dengan perbandingan kompresi
Pertama saya siapkan dough / malam / lilin yg biasa dipake anak kecil main.
Karena 1 cc = 1 cm X 1 cm X 1 cm maka dough tadi saya bentuk kotak / persegi panjang / kubus tergantung kebutuhan.
Misal saya butuh ukuran 5 cc maka saya bikin dough dengan ukuran 5 X 1 X 1 cm
Saya kebetulan butuh bentuk ruang bakar dengan ukuran 10 cc
Untuk itu saya bikin 3 ukuran yaitu 5 cc ; 4 cc dan 1 cc



Berikut gambar dough yg sudah saya bentuk persegi panjang dan kubus

 














Lalu dough tadi satu-satu saya taruh di dome dan saya tekan dengan keras sampai semua ruang bakar terisi penuh dan permukaannya benar benar rata dengan permukaan head,



Gambar dough yg ditaruh di dome dan ditekan













Gambar ruang bakar yg sudah terisi penuh dengan dough dan permukaan doughnya benar2 rata dengan permukaan head

Ternyata masih tersisa 1 kubus berukuran 1 cc , berarti domenya berukuran 9cc
Kerja lagi deh , gerus gerus gerus.















hehehe jadi deh, gimana gampangkan.

 

Selasa, 13 Mei 2014

8 Atlet IMI Aceh Terima Rp 24 Juta

 Dana Pembinaan Prestasi
BANDA ACEH - Delapan atlet berprestasi Ikatan Motor Indonesia (IMI) Aceh tahun 2013-2014, menerima dana pembinaan masing-masing Rp 24 juta. Dana itu diserahkan Ketua Umum Pengprov IMI Aceh, Ibnu Rusdi dan pengurus lain dalam rapat kerja di Kantor IMI Aceh di Kompleks Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh, Sabtu (15/2).

Atlet yang mendapatkan dana pembinaan masing-masing, Reza Fahlevi, Saprianto Ilham, Ikram, Abdul Malik, Hadi Rinaldy, Nova, Agung R, dan Fajar F. Dana pembinaan ini diberikan berdasarkan prestasi yang diraih selama ini, baik tingkat lokal maupun regional, dan nasional.
Tujuan pemberian dana pembinaan ini supaya para atlet bisa bersemangat lagi untuk berlatih. “Dana tersebut selama setahun atau sebulan Rp 2 juta cukuplah digunakan untuk kebutuhan latihan, seperti poding lainnya,” ujarnya.

Dikatakan Rusdi, IMI Aceh juga akan memberi dana pembinaan bagi atlet yang berprestasi tahun 2014-2015. Pemberian dana ini berdasarkan prestasi yang diraih para atlet dalam berbagai even. Makanya ada kemungkinan bertambah penerimaannya atau diganti oleh atlet lain yang berprestasi.
“Kalau ada atlet yang prestasinya menurun, akan diganti atlet lain yang prestasinya meningkat. Makanya semua atlet harus berusaha meningkatkan prestasi,” ujarnya.

Sementara itu, dalam rapat kerja juga dibahas berbagai hal terkait pembinaan dan agenda IMI Aceh selama tahun 2014. Di antaranya jadwal kejuaraan grasstrack seri I di Aceh Singkil 8 Juni, Seri II di Calang 24 Agustus, Seri II di Banda Aceh 28 September, Seri IV di Banda Aceh 19 Oktober, dan Seri IV di Subulussalam 19 November.

Selain itu, kejuaraan balap motor Seri I di Calang pada 27 April, Seri II di Meulaboh 18 Mei, Seri III di Banda Aceh 10 Agustus, Seri IV di Aceh Tamiang 7 September, dan Seri V di Pidie 12 Oktober. “Kejuaraan ini bagian dari pembinaan bagi atlet Aceh termasuk untuk pemanasan sebelum PORA di Aceh Timur,” ujarnya.(adi)